Lanjut ke konten

Hearing Pengurus PSSI dan KONI Nyaris Adu Jotos

18 Oktober 2010

Surabaya (beritajatim.com) – Hearing antara KONI Surabaya dan PSSI yang digelar oleh Komisi A DPRD Surabaya berlangsung panas, adu mulut yang mengarah kepada bentrok fisik sempat terjadi antara pengurus PSSI dan pengurus KONI.

Hal ini dipicu dari kalah pendukung saat hearing di ruang Komisi A DPRD Surabaya, Senin (18/10/2010). Kubu PSSI diwakili oleh puluhan orang, sedangkan kubu KONI hanya dihadiri empat orang saja.

Ketika KONI menyampaikan penjelasan, kubu PSSI selalu mengganggu, baik dengan cemoohan, dan hujatan. Akhirnya karena tidak tahan dengan kondisi seperti itu, sekretaris umum KONI Surabaya Rusli naik pitam.

Dengan nada menghardik, Rusli protes kepada Amang yang diketahui mengelola klub Fatahilah. Rusli meminta agar Amang menjaga sikap ketika KONI menyampaikan penjelasan.

“Saya minta anda sopan, anda selalu memotong pembicaraan saya. mau anda apa,” geram Rusli.

Amang pun tak tinggal diam, dengan nada tinggi pula Amang mengatakan, bahwa dirinya tidak memotong penjelasan yang hendak dilontarkan oleh KONI yang saat itu diwakili oleh Rusli.

“Siapa yang memotong, saya mendengarkan kok. boleh anda maunya apa?,” elak Amang.

Mendengar pernyataan Amang, emosi Rusli kian meningkat. Bahkan Rusli mengajak Amang untuk beradu fisik di luar ruangan.

“Kamu orang Makasar, Saya orang Madura, ayo kita selesaikan secara laki – laki di luar,” bentak Rusli.
Akibat adu mulut yang mengarah ke baku hantam tersebut, forum dengar pendapat antara PSSI dan KONI sempat terhenti. para anggota dewan mencoba menenagkan dua orang yang terlibat adu mulut tersebut.

Ketua Komisi A Armuji meminta, agar KONI tidak terlalu kaku dalam menyikapi kasus ini. kepada Ketua KONI Surabaya, Armuji menjelaskan, bahwa dalam kasus ini sudah jelas kandidat yang mendapat rekomendasi dari PSSI pusat adalah Wisnu wardhana.

“Saya minta kita tidak usah berbelit – belit. Kalau saya lihat, disini sudah jelas, yang mendapat rekom adalah Wisnu Wardhana, secara otomatis kepengurusan itu yang sah. Tinggal memenuhi beberapa syarat saja,” imbuh Armuji.

Sementara itu Ketua KONi Surabaya ngotot, bahwa meski mendapat rekom, namun kepengurusan PSSI versi Wisnu Wardhana tidak dapat dianggap sah oleh KONI karena belum menyerahkan berkas acara Muscalub yang digelar di hotel Utami beberapa waktu lalu.

“Itu syarat mutlak. dan sampai saat ini kami belum menerima berkas itu,” elak Heru.

Dalam Hearing tersebut, Komisi A menginstruksikan kepada Wastomi sebagai kerteker Muscalub untuk memberikan berkas acara sebagai syarat disahkannya kepemimpinan Wisnu wardhana pada PSSI Surabaya.[rif/ted]

Iklan

jakarta oh… jakarta..

14 Oktober 2010

sodara-sodara…

pada postingan kali ini, saya ingin ngasih gambaran apa2 saja yg bs dgn mudah sodara ‘enjoy’-i di jakarta

enjoy 1

 

macet cet cet...

ini yg tiap hari bisa dapatkan di jakarta, dgn mudah...

 

enjoy 2
ni kalo pas musim penghujan… Baca selanjutnya…

Halo dunia!

15 Agustus 2009

How to “Enjoy Jakarta”?

Judul diatas sangat menggelitik dan sedikit provokatif. Sekilas pandangan mata, temen2 tentu akan tertuju pada dua kata yang siapit tanda petik (“”–“”). Enjoy Jakarta, ya kata-kata itu sekarang tampaknya hanya berupa slogan, jargon, atau malahan hanya pepesan kosong. Karena memang sekarang, kita (saya dan beberapa orang yang terwakili) sudah sangat susah untuk meng-“Enjoy Jakarta”. Baca selanjutnya…